Selamat Datang di GKP Bogor

Sekilas GKP | Sejarah GKP | Tata Gereja | MPS GKP |
Pasundan Christian Church | Addresses |
Daftar Gereja | News | Link Kristen | Perpustakaan | Download Software | Alkitab |
News | Contact |
Berita | Anggota PGI | Renungan | Kontak Kami |

 

Gereja Kristen Pasundan Bogor

KRONOLOGI SINGKAT PERKEMBANGAN GEREJA KRISTEN PASUNDAN BOGOR

Berita kesukaan atau pekabaran Injil Bogor berjalan lambat dan mengalami pasang surut. Berita kesukaan ini diawali pada tahun 1868 oleh S. Coolsma dari Nederlansche Zendings Vereeniging (NZV). Cara pekabaran Injil yang dianggap efektif adalah melalui murid-murid dari pendidikan formal, dan ternyata hasil yang diperoleh sejalan dengan meningkatnya jumlah murid tersebut.

 

Peningkatan Kuantitas

Peningkatan kuantitas murid tersebut ternyata memperoleh dukungan dari pemerintah Hindia Belanda berupa pembangunan gedung sekolah yang memadai. Gedung sekolah tersebut dimanfaatkan sebagai tempat ibadah, dan pada Hari Paskah tahun 1872 dilakukan pelayanan baptis suci perdana terhadap dua orang pribumi. Sehubungan dengan alih tugas S. Coolsma ke Sumedang untuk menterjemahkan Injil ke dalam Bahas Sunda pada tahun 1873, maka tugas pekabaran Injil di Bogor diteruskan oleh D. J. Van D Linden sampai meninggal dunia pada tahun 1885. Tugas Penggembalaan Jemaat Bogor diteruskan oleh C. Albers dan  L. Tiemersm, dan sejalan dengan bertambahnya jumlah jemaat dibentuk Majelis Jemaat yang pertama  (1891). Pengembalaan Jemaat dilanjutkan oleh A. De Haan meliput jemaat Gunung Putri, Cigelam dan Cirua dan dimulai dengan pengantar Bahasa Sunda pada Tahun 1898.

Gedung Gereja Kristen Pasundan di Jl. Suryakencana 107 diresmikan pada tanggal 8 Oktober 1907, sedangkan Pimpinan Jemaat sampai Gereja Kristen Pasundan dinyatakan mandiri pada tanggal 4 November 1934 adalah B. H. Alkema, O Van De Brug dan J. Iken.

Dengan mandirinya Gereja Kristen Pasundan  tersebut penggembalaan Jemaat Bogor dilakukan oleh pribumi dengan periode bervariasi, yaitu Bapak D. Abednego, K. Elia, M. Rikin, R. Johandi, W. Diredja, T. Purnama, T. Atmadja dan R. Johandi dengan masa tugas ke 2 sampai tahun 1998.

Perkembangan kota Bogor yang cukup cepat dan Jl. Suryakencana sebagai daerah pertokoan dengan tingkat kebisingan yang cukup tinggi merupakan salah satu faktor kurang tepatnya daerah tersebut sebagai tempat ibadah. Faktor lain yang memacu pemindahan tempat ibadah tersebut ke daerah yang lebih sesuai adalah kondisi  Gedung Gereja yang semakin tua ( 98 tahun ) dan tidak adanya halaman untuk kegiatan anak Sekolah Minggu/Remaja dan tempat parkir kendaraan.

Untuk merealiasasikan tujuan memperoleh tempat ibadah yang sesuai tersebut dibentuk Panitia Pengembangan dan Pembangunan Gedung Gereja Kristen Pasundan melalui Rapat Jemaat Tanggal 18 Oktober 1992 dan pengukuhan oleh Majelis Jemaat GKP dalam Keputusan Rapat tanggal 10 November 1992.

Wilayah BogorLogo SEJARAH wilayah Bogor tidak bisa dilepaskan dari masa pemerintahan Gubernur Jenderal Baron van Imhoff (1743-1750). Menurut Saleh Danasasmita (Sejarah Bogor, 1983), pada tahun 1744 Van Imhoff meninjau Kampung Baru, sebuah wilayah bekas Kerajaan Pajajaran yang terletak di hulu Batavia (sekarang Jakarta). Ia merencanakan untuk membangun wilayah tersebut sebagai daerah pertanian dan tempat peristirahatan bagi Gubernur Jenderal. Selanjutnya ....

Pada tanggal 17 Oktober 2010, GKP Bogor mendapatkan visitasi dari ACWC (Asian Church Women's Conference) . ACWC berada di bogor dalam rangka konferensi tahunan mereka yg diadakan di Wisma Kinasih Caringin Bogor pada tanggal 16-19 Oktober 2010. Selain ke GKP Bogor, mereka juga sempat berkunjung ke Kebun Raya Bogor (Bogor Botanical Gardens).
Tujuan mereka ke GKP Bogor adalah untuk memperkenalkan visi mereka seperti yang tertera pada cuplikan informasi berikut ini.

Berkat Elektronik Berkat Elektronik Berkat Elektronik adalah salah satu wadah kewiraswastaan yang dikelola oleh GKP dimana setiap tahun membuka pendaftaran untuk menjadi anggotanya.

Lebih jauh mengenai Berkat Elektronik....

Dilarang Merokok - Peraturan Daerah No 12 Tahun 2009 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) yang diperkuat oleh Peraturan Walikota Bogor No 7 Tahun 2010 tentang Petunjuk pelaksanan Perda No 12 tahun 2009, demikian pula GKP Bogor ikut mensukseskannya di lingkungan Gereja.

Tidak terasa Buletin EFATA sudah hadir selama 2 Tahun. Buletin ini meliput berbagai kegiatan yang diadakan di lingkungan GKP Jemaat Bogor. Redaksi mengucapkan mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi bagi Anda yang selama ini telah mengirimkan tulisannya. Pembaca EFATA akan sangat diberkati dengan tulisan-tulisan ANDA. Tuhan memberkati.

About Us | Site Map | Contact Us | ©2012 GKP Bogor - Indonesia